Menulis dengan Teknik Mozaik
Oleh: Abdullah Makhrus
Tanam padi akan tumbuh padi,
tanam rumput jangan berharap tumbuh padi. Pasalnya, ketika tanam padi sering
tumbuh rumput (gulma) di sela-selanya. Rumput itu bisa berupa penggembos,
pecundang, provokator dan orang-orang pesimis yang mencibir penuh ragu: mana
bisa? (Ir. Misbahul Huda, M.B.A.)
Mungkin ada beberapa orang
pesimis dan meragukan kemampuan Anda. Termasuk kemampuan Anda dalam menulis. Tapi
yang jauh lebih mengherankan, yang meragukan bukan orang lain. Namun, justru
Anda sendiri yang meragukannya. Mana bisa menghasilkan tulisan kalau Anda terus
pesimis pada diri sendiri.
Banyak sekali keluhan saat
seseorang yang ingin menulis. Ia merasa kesulitan saat akan memulai menulis. Ia
bingung mau memulai dari mana? Mau nulis apa? Nulis di mana? Kapan menulisnya?
Bejibun pertanyaan retoris
yang nggak pernah ketemu ujung jawabannya. Itulah yang disebut dengan mental
block. Sebuah hambatan psikologis, di mana pikiran atau alam bawah sadar Anda
menolak untuk memproses informasi tertentu.
Kondisi ini menyebabkan Anda
tiba-tiba merasa stuck,
kehilangan motivasi, atau kesulitan berpikir jernih dan bertindak, meskipun
Anda sebenarnya memiliki kemampuan untuk melakukannya. Mental block itu
acapkali terasa tebal sekali, seolah tak bisa ditembus oleh alat pendobrak
apapun. Padahal itu hanyalah ilusi yang berlebihan dan tak berkesudahan.
Tembok penghambat pertama seorang
penulis biasanya dimulai dari kesulitan membuat kalimat pembuka. Kalau saya
sering membuka dengan quote yang menarik yang saya cuplik dari buku atau
tulisan guru-guru penulis saya yang saya temukan dalam buku/tulisan yang dipostingnya.
Berikutnya, bagaimana
melanjutkan kalimat berikutnya agar terus mengalir hingga tuntas menjadi
tulisan? Agar tulisan tetap sambung menyambung. Tambahkan beberapa variasi kata
penghubung.
Anda bisa menggunakan kata-kata
atau frasa yang digunakan
sebagai penghubung atau konjungsi antar kalimat berikut, yang ditulis di awal
kalimat dan harus diikuti tanda koma (,).
Misalkan: Akan tetapi, Akhirnya, Artinya, Akibatnya, Biarpun begitu, Contohnya,
Dalam hal ini, Dengan demikian, dll (https://balaibahasajateng.kemendikdasmen.go.id/2014/02/penulisan-kata-penghubung)
Nah, saya akan mencoba
berbagi praktik baik dari apa yang sudah pernah saya lakukan. Jika cocok, Anda
bisa mencobanya. Sudah siap menyimak? Yuk kita mulai.
Langkah awal, jika Anda
sudah menemukan ide. Tulis ide itu dalam catatan Anda. Boleh Anda tulis di buku
catatan atau selanjutnya di gawai Anda. Jika Anda tak punya bahan menulis, Anda
bisa mencari tambahan informasi untuk melengkapi bahan baku untuk menulis.
Siapkan setidaknya tiga kata
tanya, boleh lebih untuk membuat kerangka/outline tulisan. Bisanya saya memilih
Why, What, How. Setelah itu kembangkan tiap pertanyaan menjadi 1-2 paragraf.
Anda juga bisa mencari bahan
untuk menulis dari buku, artikel di internet yang sudah banyak tersedia. Saya
biasa mengambil dari website yang "valid" terutama dilihat dari
alamat website yang bisa dipercaya dan sudah terkenal. Bukan dari website
gratisan. Meskipun tidak semuanya 100% benar begitu. Jangan lupa sertakan
sumber beritanya.
Nah, hasil penelusuran
didapatkan jawabannya satu persatu. Selanjutnya gunakan teknik mozaik. Ambil,
tempel, variasikan, parafrase, dan berikan sedikit ulasan tambahan ulasan
sebagai bumbu pemanis tulisan. Agar rasanya ada manis-manisnya. Seperti kamu.
Ea..ea...ea...
Ini salah satu contoh
tulisan yang pernah saya buat. Bisa Anda cek di sini https://www.abdullahmakhrus.com/2026/01/meracik-kata-ala-tukang-jahit-baju.html
Nah, semudah itu membuatnya.
Yang paling sulit adalah memulai menuliskannya. Jika Anda ingin benar-benar
menjadi penulis atau mengaku menjadi penulis, maka berpraktiklah dengan menuliskan
semua ide yang Anda miliki dan berbagilah tulisan karya Anda pada orang lain.
Karena jika Anda hanya membaca
saja sampai detik ini, maka gelar Anda selamanya adalah pembaca, bukan penulis.
Bukankah begitu?!
Biodata Penulis
Abdullah Makhrus, M.Pd.
Seorang Writer-Trainer-Teacher. Pengajar di SD Muhammadiyah 1 Pucanganom Sidoarjo. Kepala Bimbingan Belajar Matematika SD "Az Zahro“. Ketua Gerakan Budaya Literasi(GBL) Sidoarjo dan Sekretaris Rumah Virus Literasi(RVL). Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sidoarjo. Buku yang pernah di tulis 4 Buku Solo, 3 E-book, dan 13 Buku Antologi:
Karya Buku Solo
1 Pesan 1 Peristiwa.
2. Rahasia 15 Menit Membuat Blog dan Website Pribadi Bagi Pemula
3. Prau Dolanan Fatih
4. Menang Amarga Cangkang
Karya Ebook
- Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 1-2
- Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 3-4
- Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 5-6
Pernah mendapatkan penghargaan penulis artikel di Jawa Pos berjudul Belajar Matematika dengan Nalar pada lomba Artikel Untukmu Guru 2008. Tulisannya pernah dimuat di harian Republika berjudul Menemukan Motivator Terbaik. Tulisan lainnya juga beberapa kali dimuat di Tabloid PENA Dinas Pendidikan Sidoarjo dan www.gblsidoarjoberkarya.com. Penulis bisa dihubungi di 081333148884. www.abdullahmakhrus.com
