Mengali Ide Menulis Ala Helvy Tiana Rosa (2)

 
Mengali Ide Menulis Ala Helvy Tiana Rosa (2)

Oleh: Abdullah Makhrus

 

Jika sebatas ingin menulis buku, tentu banyak. Persoalan biasanya muncul ketika harus menurunkan dan menerjemahkan ingin menjadi tindakan nyata menulis.(Prof. Dr. Ngainun Naim)

 

Jika Anda sudah membaca postingan sebelumnya, Anda boleh membaca tulisan ini. Bagaimana kalau belum? Ya nggak apa-apa juga. Masa’ nggak boleh. Namun, jika Anda membaca lebih dulu, itu akan membuat pemahaman terhadap tulisan yang Anda baca saat ini menjadi lebih utuh.

 

Kelima, Dilihat.

Mungkin, sekilas Anda bertanya kalau di tulisan sebelumnya seseorang bisa menemukan ide menulis dari mengamati. Kali ini saya akan menjelaskan tentang mencari ide tulisan dari melihat.

Apa perbedaannya? kalau  See (melihat), terkadang bersifat pasif dan terjadi secara alami. Anda menggunakannya ketika tidak sengaja atau kebetulan menangkap sesuatu dengan mata Anda, tanpa ada niat khusus untuk mempelajarinya.

Namun  Observe (mengamati) akan bersifat aktif dan analitis. Ini melibatkan pemusatan perhatian yang cermat untuk memahami, mempelajari, atau mencatat detail dari apa yang Anda lihat (seperti yang dilakukan seorang ilmuwan).

Coba Anda lihat gambar ini. Gambar rumah Taufik Hidayat (30) menganiaya dan menyekap kekasihnya, YTR (29), di kosan yang berada di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. 


Ketika ditulis apa yang dilihat menjadi sebuah tulisan berita di laman https://news.detik.com/berita/d-8543783/penampakan-kosan-lokasi-taufik-hidayat-sekap-wanita-selama-3-tahun

Keenam: Dibaca

Setelah Anda membaca berita atau buku, maka itu pun bisa dijadikan bahan tulisan. Tulisan itu bisa berupa resensi.

Sumber: https://muchkhoiri.com/2026/02/menulis-resensi-menjadi-katalisator-dialog-pengetahuan/

 

Ketujuh: Didiskusikan

Hasil diskusi KOMPASTV dalam youtube https://www.youtube.com/watch?v=z8OLma_Rmdg jika ditulis menjadi berita bisa Anda baca pada tulisan 6 Juni 2026 di laman

www.kompas.tv/nasional/673210/eks-ketua-bem-ugm-tiyo-soal-ultimatum-presiden-prabowo-ke-mitra-mbg-curang-bingung-bola-liar.

 

Kedelapan: Diimpikan

Apa yang Anda impikan pun bisa Anda tulisan. Salah satunya buku  “Pergi haji dengan Rp 100. Pada bagian 1 buku ini dituliskan mengenai "Kami dan Impian Pergi Haji". Maka impian pun bisa lho jadi ide menulis.

Kesembilan:Dipikirkan

Buku Kerajinan Tangan dari sampah Plastik yang ditulis oleh Dimyati S menjadi contoh tentang pemikiran mengurangi masalah sampah. Buku ini menjelaskan hasil implementasi pemikiran mengenai berbagai cara mengatasi sampah, khususnya sampah plastik, melalui pendekatan kreatif dan berkelanjutan.


Terakhir atau kesepuluh: Ditonton

Apa yang Anda tonton bisa Anda tuliskan. Salah satu Film yang beberapa waktu lalu sempat viral di kalangan anak-anak adalah Film Jumbo. Film yang  berhasil menghadirkan cerita lokal yang menggugah dengan estetika visual yang matang dan pesan moral yang kuat.

 

Setelah ditonton kemudian ditulis bisa menjadi sebuah resensi film seperti contoh berikut

https://pgmi.walisongo.ac.id/2025/08/01/resensi-film-animasi-jumbo-sabila-rahmani/ atau film Laskar Pelangi yang ditulis resensinya seperti di laman https://formadiksi.um.ac.id/resensi-film-laskar-pelangi/

 

Maka, setelah membaca ulasan ini, saya yakin Anda bisa sudah menggali dan menemukan 10 cara menggali ide menulis dari Helvy Tiana Rosa. Anda tinggal pilih mau memilih ide dari mana yang ingin Anda tuliskan.

 

Nah, sekarang saatnya Anda tulis satu cara yang paling Anda sukai untuk menemukan ide menulis. Sudah saatnya menerjemahkan keinginan Anda menulis menjadi tindakan nyata menulis dengan menemukan ide yang bertebaran di pikiran Anda.


Jika Anda tidak segera menuliskannya, saya khawatir keinginan menulis itu hanya sekadar omon-omon saja. Bukankah begitu?!


Biodata Penulis

Abdullah Makhrus, M.Pd.

Seorang Writer-Trainer-Teacher. Pengajar di SD Muhammadiyah 1 Pucanganom Sidoarjo. Kepala Bimbingan Belajar Matematika SD "Az Zahro“. Ketua Gerakan Budaya Literasi(GBL) Sidoarjo dan Sekretaris Rumah Virus Literasi(RVL). Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sidoarjo. Buku yang pernah di tulis 3 Buku Solo, 3 E-book, dan 10 Buku Antologi:

Karya Buku Solo

1 Pesan 1 Peristiwa.

2. Rahasia 15 Menit Membuat Blog dan Website Pribadi Bagi Pemula

3. Prau Dolanan Fatih

4. Menang Amarga Cangkang

Karya Ebook

  1. Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 1-2
  2. Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 3-4
  3. Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 5-6

Pernah mendapatkan penghargaan penulis artikel di Jawa Pos berjudul Belajar Matematika dengan Nalar pada lomba Artikel Untukmu Guru 2008. Tulisannya pernah dimuat di harian Republika berjudul Menemukan Motivator Terbaik. Tulisan lainnya juga beberapa kali dimuat di Tabloid PENA Dinas Pendidikan Sidoarjo dan www.gblsidoarjoberkarya.com. Penulis bisa dihubungi di 081333148884. www.abdullahmakhrus.com

Previous Post Next Post