SANG PENJAGA GERBANG CAHAYA DI TANAH DELTA

 


SANG PENJAGA GERBANG CAHAYA DI TANAH DELTA

Oleh: Rindhy Dwi Tysnawati, S.Pd

(Peserta Workshop Menulis Bersama GBL, Guru SMP Negeri 1 Buduran)

 

​Di pesisir Sidoarjo yang berhias hamparan tambak dan deru kemajuan,

Berdirilah seorang nahkoda pendidikan dengan ketenangan yang menyejukkan.

Pak Tirto, sang pembawa amanah di puncak Dinas Pendidikan yang mulia,

Sosok yang memadukan kerendahan hati dengan wibawa yang tak pernah sirna.

Bukan sekadar jabatan yang bertahta di pundaknya yang kokoh tegak,

Melainkan panggilan suci untuk menjaga setiap mimpi agar tidak tergeletak.

Langkah kakinya ringan mengayun, menyapa setiap sudut ruang kelas,

Dengan senyum ramah yang tulus, mencairkan segala sekat yang keras.

Beliau adalah jembatan bagi para guru dan pelipur bagi siswa yang letih,

Bicara lembut namun berisi, tutur katanya bak embun yang amat bersih.

Keramahan beliau bukanlah topeng, melainkan pancaran jiwa yang dalam,

Menjadikan setiap orang merasa berharga, laksana bintang di tengah malam.

​Namun di balik kelembutan itu, bersemayam kebijaksanaan yang sangat nyata,

Memutus perkara dengan adil, menimbang masa depan dengan teliti mata.

 

Pak Tirto, engkau penengah yang bijak di tengah badai perubahan zaman,

Memastikan kapal pendidikan Sidoarjo tetap berlayar di jalur aman.

Setiap kebijakan yang lahir adalah buah dari pemikiran yang sangat panjang,

Agar tak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal atau merasa terbuang.

​Wibawa beliau tumbuh bukan dari suara yang keras atau gertak yang menakutkan,

Melainkan dari integritas diri yang tinggi dan janji yang selalu ia buktikan.

Beliau adalah teladan yang nyata, pemimpin yang berjalan di barisan depan,

Memberi arah tanpa memaksa, merangkul semua dengan penuh kehangatan.

Dalam setiap rapat dan pertemuan, kharisma beliau memancar begitu tenang,

Membuat yang bimbang menjadi yakin, membuat yang redup kembali terang.

​Di atas segalanya, ada satu akar yang membuat beliau begitu teguh berdiri,

Yakni ketaatan pada Sang Pencipta, sumber kekuatan yang tak pernah mati.

Beliau adalah sosok religius yang meletakkan sujud di atas segala strategi,

Menyadari bahwa ilmu pengetahuan tanpa iman adalah hal yang merugi.

Kunci suksesnya tersembunyi dalam heningnya sepertiga malam yang sunyi,

Di saat dhuha menjemput rezeki dan tahajud membasuh luka yang tersembunyi.

​Ketaqwaan itu mengalir dalam setiap napas kepemimpinan yang ia jalankan,

Menjadikan dinas pendidikan bukan sekadar birokrasi, tapi ladang pengabdian.

Pak Tirto mengajarkan bahwa kecerdasan otak haruslah seiring dengan akhlak,

Agar generasi Sidoarjo tumbuh menjadi pribadi yang luhur dan tidak congkak.

 

Beliau adalah sang "Bapak Literasi" yang tak hanya mengajarkan cara membaca,

Tetapi juga cara memahami makna kehidupan melalui kitab-kitab semesta.

​Kini, di bawah asuhan tangan dinginnya yang selalu memohon ridho Illahi,

Pendidikan di Kabupaten Sidoarjo bersinar bagai permata yang murni.

Semoga Allah senantiasa menjaga langkahmu, wahai sang pelita di tanah delta,

Teruslah menjadi inspirasi, sang pemimpin religius yang penuh cinta.

Selama pena masih menggores dan doa-doa masih terbang ke angkasa,

Namamu, Pak Tirto, akan terukir abadi sebagai pejuang mulia sepanjang masa.

 

Sidoarjo,RindhyDt,13 April 2026

BIODATA PENULIS

Rindhy Dwi Tysnawati adalah seorang pendidik berdedikasi lulusan S1 Pendidikan Geografi (UNESA). Ia telah menekuni profesi sebagai guru IPS sejak tahun 2008 hingga saat ini. Kini, Rindhy mengabdi di SMP Negeri 1 Buduran sebagai Guru PPPK. Selain mengampu mata pelajaran, ia juga dipercaya mengemban amanah sebagai Koordinator Literasi. Dengan pengalaman panjang di dunia pendidikan, ia berkomitmen untuk terus meningkatkan minat baca dan wawasan sosial siswa demi mencetak generasi yang cerdas serta literat.


Previous Post Next Post