BAPAKKU YANG JOSJIS
Oleh : Supriyanto, SE. M.Pd
(Wakil Sekretaris GBL, Kepala SMPN 2 Tanggulanggin)
Value seseorang itu salah
satunya bisa dilihat dari karya yang pernah dibuatnya. Karya yang akan kekal abadi
sepanjang hayat adalah tulisan. Berawal dari bimbingan pak Tirto lahir
bermacam-macam karya tulis baik dariku pribadi maupun instansi. Berikut akan
saya ceritakan melalui bahasa yang santai saja mengenai related beliau
dengan kehidupan saya dan dunia pendidikan. Terimakasih bapak Tirto yang tak
pernah Lelah selalu memberikan motivasi dan menginspirasi kami untuk berkarya.
Aku
ceritakan mulai dari awal petualanganku di dunia literasi ya, dulu aku salah
satu guru muda yang bertugas pertama kali mengajar di SMPN 1 Tulangan mulai
tahun 2003-2022 sebelum bertugas menjadi kepala sekolah di SMPN 2 Tanggulangin
mulai tahun 2022. Sebagai guru muda aku sering mendapatkan tugas untuk pengembangkan
diri. Aku tak pernah menolak perintah dari kepala sekolah bagiku ini kesempatan
untuk belajar dan mengembangkan diri meningkatkan value diri ini agar menjadi
lebih baik lagi. Salah satu kegiatan untuk meningkatkan kompetensi guru adalah
workshop, banyak workshop yang aku ikuti terutama tentang pembelajaran namun
disuatu hari ada workshop yang berbeda yaitu menulis narasumbernya Pak Tirto
materinya membuat sebuah artikel. Tempat workshop di BKD Sidoarjo lantai 2 saya
hadir bersama bu Yeti yang sekarang menjadi kepala SMPN 1 Sukodono. Materinya
sangat menarik belum pernah saya mendapat materi seperti ini. Tulisan beliau
banyak dimuat media massa lokal maupun nasional. Hmmm…… sangat menginspirasi,
boleh dicoba pikirku.
Setelah
kegiatan itu aku mulai belajar untuk menulis banyak melakukan research
kepenulisan dan tersusunlah sebuah artikel yang berjudul “ Mengajar Generasi
Micin” tulisan itu aku kirim ke majalah idea dwija PGRI alhamdulilah meskipun
ada revisi akhirnya diterbitkan. Itu tulisan dan karya pertama yang terbit
senang rasanya hati ini. Berawal dari sini akhirnya mulailah menulis dengan genre
yang lain dan aktif membina jurnalistik di sekolah bahkan ikut menggerakkan
siswa se kabupaten untuk menulis melalui event yang diadakan di MGMP IPS.
Aku juga aktif di komunitas menulis seperti FLP yang beranggotakan penulis
andal mulai Tingkat lokal sampai nasional. Semua kegiatan dan hasil menulis aku
upload di media sosial tujuannya satu ingin menginspirasi orang lain
agar semangat literasi ini menular dan menggelora pada semua orang khususnya
pendidik.
Ada hal yang
menarik ketika beliau datang di sekolahku beliau mencariku, aku heran apa
beliau mengenalku? Ternyata beliau tahu kalau aku suka menulis, mungkin ya dari
media sosial karya yang ku upload. Senang rasanya bapak kadis mengenalku.
Aku bertambah semangat menulis karena beliau memberikan apresiasi sehingga akupun
mulai ikut beberapa komunitas menulis untuk menambah kemampuan menulisku.
Berawal dari
spirit menulis sepertinya membuat jiwa ini menjadi lebih hidup. Lebih
banyak membaca hal-hal baru dan yang ku kagumi. Sepertinya jiwa pak kadis
selalu ada di hati mendorong saya untuk all
out memajukan dunia pendidikan tidak hanya di bidang kepenulisan. Salah
satu contoh semangatku ketika bertugas menjadi kepala sekolah di SMPN 2
Tanggulangin dengan kondisi geografis yang kurang ideal terkadang banjir ketika
musim penghujan aku jalani dengan semangat agar tetap menghasilkan karya.
Alhamdulilah beliau selalu mendukung perbaikan fisik sekolah kami. Tidak hanya
mendukung secara fisik namun beliau selalu memotivasi dan mendorong kami untuk
selalu berprestasi, yang terbaru kami lolos adiwiyata kabupaten. Mungkin yang
membaca heran kok bisa sekolah banjir lolos adiwiyata? Jawaban kami singkat
semua tergantung kemauan bukan pasrah pada keadaan.
Terlintas
dalam pikirku sebentar lagi beliau akan purna saya berharap energi beliau tidak
ikut pergi. Sudahlah dipikirkan nanti saja, agar semangat saya ingin mengikuti
jejak beliau yang kuliah S3 di UM. Jika lulus S3 saya ingin menjadi dosen
seperti beliau tidak ingin menjadi yang lain. Nah ketika menulis maka akan saya
berikan identitas Doktor UM Jurusan menajemen Pendidikan seperti kebiasaan
beliau ketika menulis di media, wah keren ya. Mungkin ada yang mencibir apa ya
mungkin? Saya malah nunggu orang yang seperti itu karena saya akan membuktikan
bahwa ucapannya itu salah. Hmmmm begitu semangatnya diriku untuk upgrade diri
agar menjadi lebih baik lagi, itulah salah satu visi membangun diri yang
terinspirasi dari jejak langkah beliau.
Tidak hanya
pak Tirto yang menginspirasiku ternyata bu Tirto juga menginspirasi istri saya
yang mendapat tugas menjadi pengurus Dharma Wanita kabupaten. Bu Tirto sangat
baik istriku merasa di hargai dan akibatnya selalu semangat dengan tugas-tugas
yang diberikan. Pokoknya pasangan yang serasi beliau berdua sama-sama sabar
dalam setiap situasi dan kondisi. Sehat selalu bapak Tirto dan keluarga kami
tidak akan melupakan jasa-jasa njenengan untuk kami.
Masih banyak
motivasi dan energi yang beliau belum saya ceritakan. Terimakasih bapak semua
yang sudah diberikan khususnya untuk saya pribadi dan pada umumnya dunia
Pendidikan di Sidoarjo sehingga kami bangga dengan pencapaian-pencapaian dunia
Pendidikan di bawah komando Bapak mendapatkan berbagai macam prestasi dan
penghargaan Nasional. Sebentar lagi bapak akan purna kami berdoa pengganti
bapak bisa meneruskan semangat bapak terutama untuk kegiatan literasi dan akan
selalu support kami pengurus GBL agar mendapat kesempatan untuk
menggelorakan literasi di kota delta.
Biografi
Perkenalkan saya
Supriyanto, SE. M.Pd seorang guru yang mendapat tugas tambahan menjadi kepala
SMPN 2 Tanggulangin. Di sela kesibukan kerja berusaha menyempatkan diri
menulis. Sebagai seorang penulis saya aktif di komunitas menulis seperti FLP
dan GBL Sidoarjo untuk meningkatkan kemampuan menulis saya. Ada beberapa buku
yang sudah saya tulis dan tulisan saya pernah menghiasi Jawa Pos dan Surya.
Selain menulis saya punya hobi olahraga agar tubuh ini selalu sehat dalam
menjalani rutinitas keseharian.
.jpeg)