Mi-Kua-De-P-L-A-R, Bukan Mi Biasa
Oleh: Abdullah Makhrus
DI bulan Ramadan, mi adalah salah satu satu makanan kekinian yang diburu pecinta kuliner. Makanan ini terbuat dari tepung terigu. Bentuknya seperti tali. Biasanya dimasak dengan cara digoreng atau direbus, diberi daging, udang, sayuran, bumbu, dan sebagainya.
Tren makanan ini kini banyak dikreasikan dengan varian rasa dan toping. Bahkan ada level kepedasan tertentu yang membuat genZ tergila-gila, bahkan rela mengantri untuk bisa menikmatinya.
Tapi, kali ini saya sedang tidak membahas mi jenis itu. Kali ini saya ingin mengulas mi yang disajikan secara spesial oleh Bapak Kadis, Dr. Ng. Tirto Adi MP, M. Pd. pada event Wiriting Camp GBL 2026. Kegiatan ini hasil kerjasama GBL dan Umsida dan diselenggarakan di Villa Graha Umsida pada 16-17 Februari 2026.
Foto Penandatanganan MoU GBL dan UMSIDA didampingi Bapak Kadis dan Ibu Dekan Dr. Septi Budi Sartika MPd. Sumber: Dokumen pribadi
Lantas, makanan jenis apa lagi nih yang dijadikan judul tulisan Mi-Kua-De-P-L-A-R ini?
Ini adalah menu "makanan" yang WAJIB diketahui oleh para penulis. Terutama penulis pemula, yang acapkali merasa kebingungan mau nulis apa dan dari mana memulainya.
Oke. Kita langsung bahas ya. Sejatinya ini bukan makanan yang bakal membatalkan puasa Anda jika dimakan di siang Ramadan. Ini adalah "makanan" yang penting untuk dilahap para penulis yang kehilangan atau kekurangan ide menulis.
Mi-Kua-De-P-L-A-R merupakan Akronim dari Minati, Kuasai, Dengarkan, Pikirkan, Lakukan, Amati, dan Rasakan. Oke, biar Anda paham. Saya jelaskan sedikit. kalau masih belum puas, monggo, ajak saya ngopi (ngobrol pintar) di mana saja yang penting saya pas kosong waktunya.
Mi singkatan dari kata Minati. Jika Anda berminat pada sesuatu artinya Anda mempunyai (menaruh) minat; kecenderungan hati kepada; ingin (akan) sesuatu tersebut. Maknanya jika Anda minat pada satu hobi tertentu itu bisa Anda tuliskan.
Seseorang yang berminat pada aneka masakan, jika ditulis maka jadilah buku resep masakan. Minat dan hobi saya salah satunya di bidang matematika. Karena itu saya menulis Ebook pembahasan soal olimpiade matematika SD.
Alhamdulillah pernah menghasilkan penjualan Ebook sampai 900K dalam waktu sebulan. Anda pun bisa menuliskan minat-minat Anda yang lain.
Kua singkatan dari kata Kuasai. Materi yang paling mudah dibuat untuk bahan tulisan jika sesuai kompetensi dan Anda menguasai betul materi tersebut. Jika Anda guru IPS atau sejarah.
Anda bisa menulis sejarah asal usul Sidoarjo. Mengupas budaya lelang bandeng bisa menjadi pilihan konten lokal yang masih dicari pembaca. Banyak sekali pilihan bahan tulisan yang bisa Anda ramu.
D singkatan dari kata Dengarkan. Apa yang Anda dengar bisa jadi bahan tulisan. Saya pernah melihat kover buku berjudul ISLAM MUDAH ALA KH. ANWAR ZAHID 50 ANTOLOGI KEHIDUPAN.
Sumber: https://kamilapress.com/2025/12/30/islam-mudah-ala-kh-anwar-zahid-50-antologi-kehidupan-3/
Buku ini ditulis oleh sahabat saya, Refan Purba. Diterbitkan oleh Kamila Press tahun 2025. Di dalamnya banyak diceritakan metode dakwah KH. Anwar Zahid atau biasa disebut Gus Anza yang sangat unik dan menarik.
Beliau menjelaskan bahwa mayoritas ceramah Gus Anza selalu disertai analogi guna memudahkan pemahaman jamaah. Hampir sebagian besar atau bisa dikatakan 100% setiap ceramahnya pasti menggunakan analogi.
Dari mana ide tulisan dalam buku datang? Tentu dari hasil dari penulis mendengarkan ceramah-ceramahnya.
P singkatan dari kata Pikirkan. Apa yang Anda pikirkan yang saat ini belum ada bisa jadi terwujud atas ide dan gagasan Anda. Kalau dulu pembelajaran selalu dalam mode luring. Saat pandemi covid 19, kita bingung bagaimana caranya bisa mengajar tanpa ada tertular?
Lantas ada yang memikirkan ide untuk membuat pembelajaran daring melalui aplikasi online. Salah satunya Zoom meeting. Ketika itu pengguna aplikasi Zoom Cloud Meetings meningkat drastis.
Kegiatan belajar mengajar, rapat, seminar, bahkan acara reuni pun dilaksanakan secara daring menggunakan aplikasi ini. Karena banyak yang masih belum mahir menggunakan tool Zoom, kemudian terpikirlah sebuah bahan tulisan dan akhirnya menjadi buku berjudul "Buku Panduan Menggunakan Aplikasi Zoom Cloud Meetings"
Sumber:https://shopee.co.id/Buku-Panduan-Menggunakan-Aplikasi-Zoom-Cloud-Meetings-ORI-i.109666890.16123046566
Buku ini menyajikan informasi lengkap mengenai aplikasi Zoom Cloud Meetings, disertai gambar untuk menampilkan alur penggunaan aplikasi ini secara detail Nah, kini Anda sudah percaya, kan? Apa yang bisa dipikirkan, bisa jadi bahan tulisan.
L singkatan dari kata Lakukan. Hal yang paling mudah dituliskan adalah apa yang Anda sudah Anda lakukan. Dari sini muncul beragam tulisan best practice, Praktik baik dan semua bisa menjadi tulisan.
Buku yang berjudul RESONANSI NARASI merupakan buktinya. Apa yang sudah dilakukan oleh para penulis dari anggota Gerakan Budaya Literasi(GBL) berkolaborasi dengan Rumah Virus Literasi(RVL) pun bisa jadi tulisan. Mereka melakukan aktivitas membaca, meresensi, dan membukukannya.
Sumber: https://muchkhoiri.com/2026/02/menulis-resensi-menjadi-katalisator-dialog-pengetahuan/
A singkatan dari kata Amati. Aktivitas mengamati tidak bisa dianggap sesuatu yang remeh. Bahkan, hasil pengamatan Anda bisa juga menjadi tulisan.
Buku The Hidden Messages in Water yang ditulis oleh Dr. Masaru Emoto menjadi karya yang lahir dari hasil pengamatan.
Melalui pengamatannya pada foto-foto kristal air yang dibuatnya selama bertahun-tahun, Dr. Masaru Emoto mengungkapkan sebuah fakta. Bahwa, air ternyata merespon lingkungannya.
Namun, air akan membentuk rupa yang amat buruk bila dipaparkan terhadap musik heavy-metal, oven microwave, televisi, atau dibilang, "Kamu bodoh". Nah, sudah dapat ide menulis dari pengamatan Anda hari ini?
R singkatan dari kata Rasakan. Apa yang Anda rasakan bisa Anda tuliskan. Bisa menjadi tulisan Puisi, Cerpen, Novel. Buku antologi CERPEN ANTI BULLYING merupakan kumpulan perasaan para penulis di seluruh Indonesia yang berhasil dituliskan dari hasil pelatihan bersama Gol A Gong.
Tugas berupa tulisan aneka perasaan penulis itu kemudian diterbitkan Gong Publishing. Dari sekitar 300 peserta, ada 50-an Cerpen anti bullying yang lolos dan akhirnya dibukukan.
Sumber :https://www.instagram.com/p/DUmgb9Tgu0b/
Nah, Anda kurang ide dari mana lagi? Ribuan ide berkeliaran di sekitar Anda. Kalau Anda masih belum menemukan satu pun ide untuk dituliskan. Kata Bang Haji Roma Irama, sungguh terrrlaaalu.
Semoga akan ada minimal satu ide saja yang akan nempel di benak kita dan akhirnya berhasil kita tuliskan. Sudah siap menulis kawan?
(bersambung)
Sidoarjo, 20 Februari 2026
Biodata Penulis
Abdullah Makhrus, M.Pd.
Seorang Writer-Trainer-Teacher. Pengajar di SD Muhammadiyah 1 Pucanganom Sidoarjo. Kepala Bimbingan Belajar Matematika SD "Az Zahro“. Ketua Gerakan Budaya Literasi(GBL) Sidoarjo dan Sekretaris Rumah Virus Literasi(RVL). Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sidoarjo. Buku yang pernah di tulis 3 Buku Solo, 3 E-book, dan 10 Buku Antologi:
Karya Buku Solo
1 Pesan 1 Peristiwa.
2. Rahasia 15 Menit Membuat Blog dan Website Pribadi Bagi Pemula
3. Prau Dolanan Fatih
Karya Ebook
- Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 1-2
- Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 3-4
- Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 5-6
Pernah mendapatkan penghargaan penulis artikel di Jawa Pos berjudul Belajar Matematika dengan Nalar pada lomba Artikel Untukmu Guru 2008. Tulisannya pernah dimuat di harian Republika berjudul Menemukan Motivator Terbaik. Tulisan lainnya juga beberapa kali dimuat di Tabloid PENA Dinas Pendidikan Sidoarjo dan www.gblsidoarjoberkarya.com. Penulis bisa dihubungi di 081333148884. www.abdullahmakhrus.com









