Jejak di Halaman Sekolah

 
Jejak di Halaman Sekolah

Oleh: Oleh: Didik Winarko

(Pengurus GBL Bidang Publikasi dan Pemasaran)

 

 

Pagi menurunkan bunyinya pelan,
seperti embun yang jatuh di keheningan.
Namun halaman sekolah mengerti,
ada satu bab yang ditutup dengan rapi.

 

Ia berdiri di antara wajah-wajah yang dikenalnya.
Bukan sebagai yang meninggalkan,
melainkan sebagai seseorang
yang telah berjalan bersama:
menyusuri ruang,

menjaga arah dan harapan.

 

Kadang langkah tak seirama,
seperti angin dan dedaunan
yang saling berseberangan.
Namun arah tetap dijaga,
sebab tujuan lebih setia
daripada ego yang mudah lelah.

 

Ruang-ruang menyimpan jejaknya:
kursi yang pernah menunggu keputusan,
meja yang pernah menampung lelah,
dan papan tulis yang belajar

bahwa pengetahuan lahir dari tanggung jawab.

 

Ia tidak menutup pintu ketika pergi.
Sebab yang ditinggalkan bukan kekosongan,
melainkan jejak yang tertinggal di bawah pepohonan:
seperti jalan setapak yang tak terlihat
namun tahu ke mana harus membawa kaki.

 

Ketika jarum jam memanggil pagi,
sekolah akan melanjutkan denyutnya,
dengan cahaya yang sama.

Dan jejak itu bekerja dalam senyap
di antara langkah yang terus berjalan.

 

Sedati, 8 Januari 2025

Previous Post Next Post