Membangun Langkah Kecil Literasi dari Teras Rumah Sendiri

 

Membangun Langkah Kecil Literasi dari Teras Rumah Sendiri
Oleh: Abdullah Makhrus

HARI ini kita dihadapkan dalam kondisi anak-anak yang lekat dengan gawai. Mereka lebih asyik bermain dengan gawai dibandingkan membaca buku. Mengapa demikian? Karena belum ada yang mengajak mereka membiasakan membaca. Apalagi jika sudah diajak "MABAR" alias main bareng game online teman-temannya. Itulah pemandangan yang tiap hari saya temukan di lingkungan perumahan saya.

Bagaimana kondisi budaya membaca buku pada anak-anak? Saya kira, ini yang belum tampak . Lambat laun anak saya pun kelunturan alias ikut terpapar. Meskipun saya sudah memberi batasan pemakaian gawai seminggu sekali pada anak saya tetap saja godaan itu menyeretnya ikut serta dalam permainan tersebut.

Nah, setelah mengamati fakta yang ada. Saya berpikir dan berdiskusi bersama istri untuk mengatasi masalah ini. Kami bersepakat untuk mencari solusi dengan mengawali untuk membuka Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Al Fatih. Nama yang saya ambil dari nama akhir anak saya. Agar suatu saat ia akan mengenang bahwa namanya pernah digunakan untuk mengawali kebiasaan kecil di masyarakat ini.

Langkah pertama, saya menyiapkan beberapa buku bacaan cerita anak yang sudah saya pilihkan sesuai kebutuhannya. Buku cerita bergambar dengan spesifikasi gambar yang mencolok dan menarik. Buku jenis ini biasanya menarik bagi mereka.

Kedua, saya membagi tugas pada anak bocil saya untuk mengundang teman-temannya untuk mengajak bermain di teras rumah. Setelah mereka datang, saya mengajaknya untuk mendengarkan cerita anak yang saya bacakan dengan teknik membaca nyaring. Tanya jawab saat membaca perhalaman buku dilakukan untuk memastikan pemahaman terhadap bacaan yang mereka dengarkan.

Ketiga, setelah selesai, mereka saya ajak untuk bermain kelereng. Fokus permainan ini sebenarnya mengajak mereka berliterasi numerasi. Meski tidak secara langsung saya ajak mereka berhitung dan menyelesaikan soal matematika. Bentuk praktiknya dengan mengajak menghitung total kelereng yang berhasil mereka kumpulkan di akhir permainan. Selain itu mengajak mereka bermain kapal otok-otok untuk praktik literasi sains.

Terakhir, memberikan pertanyaan reflektif. Ini yang menjadi bagian penting untuk mengukur apakah ajakan saya ini berhasil membuat mereka tertarik atau tidak. Dengan memberikan pertanyaan, "Asyik kan mainan hari ini? Besok mau main ke sini lagi?"  Allhamdulillah, ternyata mereka antusias dan menjawab secara kompak "Asyik. Ya, Pak. Besok kita ke sini lagi"

Saya membayangkan, jika setiap orang yang membaca tulisan ini juga bergerak membuat Taman Bacaan Masyarakat (TBM)  di rumahnya, maka akan ada budaya MABAR baru di masyarakat kita. Bukan lagi Main Bareng game online, tetapi Maca (membaca) Bareng bersama teman-teman bermainnya.

Bukankah begitu?!

Surabaya, 17 Oktober 2026

Biodata Penulis

  1. Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 1-2
  1. Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 3-4
  1. Pembahasan soal Penyisihan KMNR19 Kelas 5-6

Sidoarjo, 30 Juni 2026

Abdullah Makhrus, M.Pd.

Seorang Writer-Trainer-Teacher. Pengajar di SD Muhammadiyah 1 Pucanganom Sidoarjo. Kepala Bimbingan Belajar Matematika SD "Az Zahro“. Ketua Gerakan Budaya Literasi(GBL) Sidoarjo dan Sekretaris Rumah Virus Literasi(RVL). Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Sidoarjo. Buku yang pernah di tulis 4 Buku Solo, 3 E-book, dan 13 Buku Antologi:

Karya Buku Solo

1 Pesan 1 Peristiwa.

2. Rahasia 15 Menit Membuat Blog dan Website Pribadi Bagi Pemula

3. Prau Dolanan Fatih

4. Menang Amarga Cangkang

Karya Ebook

Pernah mendapatkan penghargaan penulis artikel di Jawa Pos berjudul Belajar Matematika dengan Nalar pada lomba Artikel Untukmu Guru 2008. Tulisannya pernah dimuat di harian Republika berjudul Menemukan Motivator Terbaik.  Di Jawa Pos dengan Judul: Belajar Matematika dengan Metode Nalar(16 Februari 2008) dan  Melatih Murid Menyampaikan Data Valid.(24 Agustus 2026).  Tulisan lainnya juga beberapa kali dimuat di Tabloid PENA Dinas Pendidikan Sidoarjo dan www.gblsidoarjoberkarya.com. Penulis bisa dihubungi di 081333148884. www.abdullahmakhrus.com







Previous Post Next Post