Talenta SMPN 1 Tulangan Memukau Pengunjung CFD di Alun-Alun Sidoarjo


Talenta SMPN 1 Tulangan Memukau Pengunjung CFD di Alun-Alun Sidoarjo

Oleh: Dra.Edy Suharyati

(Guru BK SMPN 1 Tulangan)

 

Sekolah tidak hanya berperan dalam memberikan pengetahuan akademik kepada murid, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam mengembangkan potensi, bakat, dan minat murid. Setiap murid memiliki kemampuan yang berbeda-beda sehingga diperlukan berbagai kegiatan yang dapat menjadi wadah untuk mengekspresikan potensi tersebut.

Salah satu bentuk kegiatan yang dapat mendukung pengembangan potensi murid adalah memberikan kesempatan kepada mereka untuk tampil di ruang publik. Melalui kegiatan tersebut, murid dapat belajar berkomunikasi, bekerja sama, membangun kepercayaan diri, serta menunjukkan hasil latihan dan kreativitas yang telah dikembangkan di sekolah.

Pada Minggu, 20 September 2026, SMP Negeri 1 Tulangan di bawah pimpinan ibu Yayuk Dian Mandasari,S.Pd, M.Pd turut memeriahkan kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Alun-Alun Sidoarjo. Para murid menampilkan talenta mereka di hadapan masyarakat yang sedang menikmati suasana CFD. Kehadiran penampilan murid yang diwakili oleh Dewan Galang Dega  SMPN 1 Tulangan menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Penampilan Talenta Murid di Ruang Publik

Car Free Day merupakan kegiatan yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktifitas di kawasan yang bebas dari lalu lintas kendaraan bermotor pada waktu tertentu. Selain menjadi tempat berolahraga dan berekreasi, CFD juga dapat menjadi ruang interaksi sosial dan kegiatan seni.

Pada Minggu, 20 September 2026, SMP Negeri 1 Tulangan memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan kesempatan kepada para murid dalam menampilkan talenta mereka di hadapan masyarakat. Penampilan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kemampuan murid sekaligus sarana untuk memperkenalkan potensi mereka kepada masyarakat.

Tampil di ruang publik memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan tampil di lingkungan sekolah. Murid berhadapan langsung dengan masyarakat yang beragam dan melakukan interaksi dengan mengajak pengunjung untuk tampil di arena,sehingga murid dituntut untuk lebih percaya diri dan mampu menunjukkan penampilan secara maksimal.

 

Selain penampilan seni, SMPN 1 Tulangan juga menarik pengunjung untuk bermain papan target dan beberan ular tangga. Dengan papan target pengunjung melempar anak panah ke papan target.Pengunjung sangat senang,karena permainan ini melatih fokus. Demikian juga dengan beberan ular tangga,pengunjung yang membawa putra putri usia balita,anak-anak bahkan sampai dewasa,mereka semua menikmatinya dengan tertawa riang dengan adanya pemandu maskot cakra yang berupa badut burung,bahkan banyak pengunjung yang foto Bersama.

Antusiasme Pengunjung

Penampilan talenta murid SMPN 1 Tulangan menarik perhatian pengunjung CFD di kawasan Alun-Alun Sidoarjo. Suasana CFD yang ramai memberikan kesempatan kepada para murid untuk tampil di hadapan penonton yang lebih luas.

Perhatian pengunjung menunjukkan bahwa kegiatan seni dan kreativitas pelajar dapat menjadi bagian menarik dalam kegiatan masyarakat. Penampilan murid tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga memperlihatkan bahwa generasi muda memiliki potensi yang dapat dikembangkan melalui kegiatan positif.

Antusiasme masyarakat juga dapat menjadi bentuk apresiasi terhadap keberanian murid dalam menunjukkan kemampuan mereka di depan umum.

Manfaat bagi Siswa

Kegiatan penampilan di ruang publik memiliki sejumlah manfaat bagi perkembangan murid. Pertama, kegiatan tersebut dapat membantu meningkatkan rasa percaya diri. Murid memperoleh pengalaman menghadapi penonton secara langsung sehingga secara bertahap dapat mengurangi rasa gugup ketika tampil.

Kedua, kegiatan tersebut dapat mengembangkan kreativitas. Murid memiliki kesempatan untuk mengekspresikan kemampuan yang mereka miliki melalui penampilan yang dipersiapkan bersama.

Ketiga, kegiatan seperti ini dapat melatih kerja sama. Persiapan sebuah penampilan membutuhkan koordinasi antara murid, guru, dan pihak-pihak lain yang terlibat. Dengan demikian, siswa belajar bertanggung jawab terhadap peran masing-masing.

Keempat, kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara sekolah dan masyarakat. Kehadiran murid di tengah masyarakat menunjukkan bahwa sekolah dapat berkontribusi dalam menciptakan kegiatan yang positif dan edukatif.

#spentula

#dinaspendidikansidoarjo

#kabupatensidoarjo

Previous Post Next Post